BerryPay: Mudah Itu Nyata

Apa sih BerryPay itu?

Nop, salah banget kalo mikir ini adalah fintech baru punyanya Blackberry, hehehe. Ini adalah aplikasi pembayaran via mobile phone yang mengusung slogan: mudah itu nyata. Well, ini bukan mau promosi tentang BerryPay sih, hanya sebatas mau menginformasikan tentang sosialiasi produk ini pada tanggal 20 Juli 2016 lalu.

Perkenalan BerryPay melalui BloggerCrony

Jadi, pada 20 Juli 2016 tersebut, BerryPay mengadakan acara di Community Coffee Bintaro untuk memperkenalkan produk anyar ini melalui teman-teman blogger dari komunitas BloggerCrony. Nah pada acara ini selain tentunya ada pembicara dari pihak BerryPay, hadir juga pembicara kedua yang berasal dari pemerhati masalah perencanaan keuangan. Maksudnya biar bisa memberikan pandangan secara obyektif gitu…

Soalnya kan BerryPay adalah fintech yang tujuannya mempermudah transaksi keuangan. Jadi akan lebih baik jika ada sharing juga mengenai cara bijak memanfaatkan BarryPay dalam mengelola keuangan pribadi atau keluarga, termasuk juga dampak positif dan negatifnya. Nah, kebetulan pemerhati perencanaan keuangan keluarga yang diundang itu adalah…saya sendiri, hehehe…

Presentasi tentang BerryPay dilakukan langsung oleh Pak Azrin Abdullah, CEO BerryPay. Beliau menerangkan mengenai produk BerryPay secara lengkap beserta perbandingan dengan produk sejenis lainnya. Semua peserta acara sebelumnya memang sudah diminta untuk menginstall BerryPay terlebih dahulu di mobilephone masing-masing.

Sayang sih saat itu handphone saya sedang bermasalah dengan baterainya sehingga terpaksa tidak bisa berpartisipasi dalam sesi pengenalan dan simulasi BerryPay.

Perencanaan keuangan dan BerryPay

Tugas saya adalah memberikan pandangan mengenai pemanfaatan aplikasi pembayaran ini dalam mendukung pengelolaan keuangan pribadi dengan lebih efektif. Maksudnya, ini kan cashless nih, jadi gimana caranya supaya semua pembelanjaan bisa tetap terkontrol dan tidak malah menjadi boros.

Dan memang buat saya penggunaan fintech seperti BerryPay ini justru akan membantu dari sisi pengalokasian biaya rutin, khususnya biaya-biaya kecil yang potensial menimbulkan “bocor alus” di keuangan pribadi. Tips mudah dalam pemanfaatan BerryPay adalah: alokasikan semua biaya-biaya yang bersifat rutin di aplikasi ini sesuai dengan anggaran pribadi, dan gunakan alokasi tersebut untuk periode yang telah ditetapkan.

Untuk contoh saja, misalkan kita memindahkan sejumlah uang ke aplikasi BerryPay yang tujuannya untuk biaya ngopi-ngopi di Starbucks selama 1 bulan. Jika misalnya baru sampai pertengahan bulan ternyata saldo BerryPay sudah tinggal Rp 0, maka artinya kita terpaksa puasa Starbucks sampai gajian lagi. Langsung ketauan kalau anggaran ngopi sudah habis. Mirip metodenya seperti metode amplop. Hanya saja yang ini jauh lebih canggih.

Gampang kan? Dibanding menggunakan cash yang membutuhkan effort lebih untuk mengontrol impulsive spending kita. Cuma yaitu, pastikan baterai HP ngga bermasalah kayak saya saat akan melakukan pembayaran, hehehe.

Well, saya ngga akan berpanjang-panjang cerita secara detail mengenai acara BerryPay dan BloggerCrony ini. So jika ingin tau ulasan lengkap mengenai acara ini, bisa disimak melalui tulisan Mba Zata.

Pengalaman sharing bersama blogger

Terima kasih banyak untuk BerryPay dan BloggerCrony yang telah mengundang saya untuk ikut berkontribusi dalam acara kemarin. Terima kasih juga untuk sambutan hangat dari teman-teman BloggerCrony yang mengikuti acara kemarin. Ini pengalaman yang sangat menarik bagi saya karena bisa langsung  melakukan sharing dan berdiskusi di depan sebuah komunitas blogger besar Indonesia.

Apalagi kan ceritanya saya baru belajar nulis juga nih di blog, jadi pas banget kesempatan ini bisa digunakan juga untuk menimba ilmu blogging dari teman-teman yang sudah lebih dulu menekuni bidang ini.

Pengalaman yang mengesankan, semoga bisa berulang di forum diskusi selanjutnya.

Bersama Mbak Wawa dari BloggerCrony

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: