Deposito vs Inflasi

inflasi penggerus nilai uang

Deposito vs inflasi. Seringkali kita dengar banyak perkataan orang bahwa berinvestasi di deposito itu merugikan karena bunganya kecil sehingga secara umum nilai uang kita akan tergerus oleh inflasi.

Benarkah demikian? Apakah anda juga termasuk orang dengan pemahaman bahwa investasi di deposito tidak menguntungkan karena ada faktor inflasi?

Well, ternyata ngga selalu demikian lho. Ada kondisi-kondisi tertentu yang membuat pernyataan di atas tidak selalu berlaku. Kita bahas dikit yuk.

[UPDATE Feb-2017] Pembahasan mengenai inflasi dan instrumen investasi berisiko rendah yang bisa digunakan melawan inflasi bisa disimak Inflasi dan Cara Aman Mengatasinya]

Bunga deposito vs inflasi

Suku bunga deposito

Pernyataan bahwa deposito tergerus inflasi hanya benar jika bunga bersih deposito lebih kecil daripada tingkat inflasi. Setuju kan yah?! Kita semua tentu tau berapa tingkat bunga deposito, informasinya gampang diperoleh.

Bisa dilihat juga disini. Umumnya bank besar memberikan bunga deposito yang relatif lebih rendah dibanding bank-bank menengah dan kecil. Tapi tidak masalah, selama suku bunga yang ditawarkan masih sesuai denganΒ Penjaminan LPS (per saat ini masih 5.5% untuk bank umum), maka tidak ada yang perlu dikuatirkan secara berlebihan jika memutuskan untuk menggunakan deposito dari bank menengah.

Pertanyaannya, apakah kita tau tentang tingkat inflasi saat ini? Ada yang suka memantau pengumuman inflasi di BPS atau di media masa setiap bulannya? Saya yakin sangat sedikit dari kita yang melakukan hal itu.

Contoh perbandingan deposito vs inflasi

Jadi, kembali ke topik kita, apakah deposito selalu tidak menguntungkan dengan mempertimbangkan inflasi? Mari kita bahas. Untuk pembahasan ini, saya membatasi jangka waktunya sepanjang 2 tahun terakhir saja.

Perbandingan di 2011

Data BPS, di tahun 2011 tingkat inflasi tercatat hanya sebesar 3.79% (dibandingkan dengan Desember 2010). Saat yang sama, BI rate tercatat sebesar 6%/tahun. Saya tidak mempunyai data persis tentang suku bunga penjaminan LPS, namun harusnya sama atau pun sedikit dibawah BI rate.

Jika kita asumsikan BI rate sama dengan suku bunga LPS, maka pada tahun 2011 tersebut suku bunga bersih deposito (setelah pajak 20%) adalah sebesar 4.8%. Ini tepat 1% lebih tinggi diatas inflasi.

Artinya? Sepanjang 2011, nilai uang kita jika diinvestasikan di deposito akan bertambah secara nilai sebesar 1%. Tergerus inflasi? Secara fakta, tidak.

Perbandingan di 2012

Bagaimana dengan 2012? Kembali kita lihat data BPS. Selama periode Januari – Oktober 2012, total inflasi dicatat sebesar 3.66%. Jika disetahunkan secara sederhana, diperkirakan angka inflasi di akhir tahun 2012 adalah sebesar 4.39%.

Bagaimana dengan suku bunga deposito? Saat ini suku bunga penjaminan LPS ada di angka 5.5%, sedikit dibawah BI rate 5.75%. Artinya, suku bunga bersih deposito yang dijamin adalah sebesar 4.4%. Angka ini sama persis dengan angka perkiraan inflasi di akhir tahun.

Artinya, nilai uang investasi di deposito pada akhir 2012 akan tetap terpelihara di level yang sama dengan akhir 2011. Ada nilai yang tergerus disini? Tidak ada. Pada kasus ini, deposito menjadi instrumen storage of value yang baik.

Kondisi seperti dua contoh di atas akan terus bertahan seperti itu jika pemerintah selalu menjadikan inflasi sebagai target kebijakannya, yaitu dengan menaikkan suku bunga untuk mengatasi inflasi. Salah satu contoh, menurut yang saya dengar, suku bunga deposito pernah mencapai 70an persen saat krisis moneter di tahun 1998, yang ditujukan untuk menjinakkan inflasi yang saat itu berkisar di angka 60an persen.

Kesimpulan

Kesimpulannya, deposito masih menjadi instrumen investasi yang tepat untuk tujuan jangka pendek (<3 tahun) karena keamanan, kestabilan dan kemampuan untuk mengimbangi inflasi (tidak selalu berlaku untuk produk deposito semua bank).

Dengan demikian, jangan menjadikan alasan “tergerus inflasi” sebagai pendorong untuk berinvestasi di instrumen lain yang berisiko tinggi untuk tujuan keuangan jangka pendek. Malah jika memiliki informasi mengenai bank perkreditan rakyat (BPR) yang bagus, tidak ada salahnya membuka deposito lewat mereka. Saat ini suku bunga penjaminan LPS untuk BPR ada di level 8% per tahun (net 6.4%). Wow….

Sekian.

 

Image: catalunyacaixa.com

 

 

19 Comments

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: