Menyiapkan dan menghitung dana pendidikan (1)

Menyiapkan dan menghitung dana pendidikan

Materi tentang menyiapkan dan menghitung dana pendidikan ini sebenarnya topik yang udah lama pingin saya bahas, tapi selalu ketunda dan selalu bingung mo memulai dari mana. Dan satu lagi, template biaya pendidikan saya masih acak kadul, ngga rapi dan cuma saya yang ngerti flownya. Takutnya kalo pada minta file excel-nya saya yang malu lagi, hehehe.

Untungnya awal tahun kemarin saya sempet diundang oleh komunitas The Urban Mama untuk mengisi acara ultah mereka di Bandung, so akhirnya saya bela-belain juga nyelesaiin templatenya walopun dengan kemampuan excel pas-pasan.

Tapi begitu templatenya selesai, tetep aja baru hari ini bisa sempet dituangkan di blog karena bingung mo mulai dari mana jelasinnya. Ini juga jadi penyempurnaan untuk tulisan saya sebelumnya mengenai topik yang sama.

Cara menghitung kebutuhan biaya pendidikan

Sebelumnya saya yakin banyak dari kita yang udah tau tentang cara menghitung kebutuhan biaya pendidikan di masa depan, khususnya karena udah sering dibahas oleh para Financial Planner dan juga udah dibahas di beberapa media, forum internet dan blog.

Namun sebelum masuk ke penghitungan kebutuhan investasi rutin biaya pendidikan, saya ulang lagi deh cara ngitung kebutuhan ini untuk refreshing. Syaratnya cuma satu: bisa pake excel, hehehe. Cara memulai ngitung gampang kok, cukup kumpulkan data mengenai biaya sekolah (biaya saat ini) yang menjadi target kita.

Setelah itu, hitung berapa tahun lagi anak kita akan masuk sekolah tersebut, kemudian pakai asumsi inflasi biaya pendidikan setiap tahun (sebaiknya berdasarkan data aktual, bisa ditanyakan langsung ke sekolah tujuan), trus tinggal di jalankan pake fungsi Future Value (FV) di excel. Beres!!

Rumus di excelnya seperti ini: =FV(rate,nper,pmt,[pv],type)

FV = future value, jumlah biaya yang harus kita sediakan di masa mendatang
Rate = inflasi atau kenaikan biaya sekolah per tahun
Nper = lama investasi atau jangka waktu sampai biaya pendidikan dibutuhkan
Pmt = fungsi payment, yg dalam hal ini tidak dibutuhkan dan diasumsikan nol
Pv = biaya sekolah saat ini (masukkan dengan tanda minus untuk kemudahan perhitungan)
Type = tidak perlu diisi

Cerita narasi gampangnya kira-kira seperti ini:

Jika saat ini biaya sekolah yang kita tuju adalah ‘PV’, maka dengan asumsi kenaikan biaya sebesar ‘Rate’ per tahun, maka biaya sekolah yang kita butuhkan dalam ‘Nper’ tahun lagi saat anak kita masuk sekolah tersebut adalah sebesar ‘FV’. Gampang kan?!

Selamat menghitung dana pendidikan

Oke, selamat mencoba menghitung kebutuhan biaya pendidikan di masa depan. Rumusnya tinggal diketik di excel, trus masukin data-datanya sesuai urutan.Kalo mau lebih jelas, tinggal klik di fungsinya dan penjelasan detail mengenai tiap kolom isian akan muncul.

Karena keterbatasan waktu, saya akan lanjutkan bagian yang paling penting, yaitu cara menghitung investasi rutin untuk mencapai target biaya pendidikan (FV) dengan menggunakan excel, di bagian kedua nanti. Meanwhile, mungkin bisa mulai dengan ngumpulin data-data yang dibutuhin kali yah, biar itungannya lebih akurat 😉

 

Image: www.badmouthbaby.com

3 Comments

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: