Peringkat Reksadana Saham 2011 berdasarkan return

Menyambung tulisan sebelumnya tentang “Peringkat Reksadana 2011“, kali ini saya coba angkat satu topik menarik dari mingguan KONTAN edisi 9-15 Januari 2012 kemarin.

Pada salah satu artikelnya, tabloid tersebut menyajikan peringkat 10 besar reksadana saham dengan return tertinggi sepanjang tahun 2011.

So, berbeda dengan ranking reksadana di tulisan sebelumnya yang memasukkan beberapa variabel dalam penentuan ranking, peringkat kali ini disajikan murni berdasarkan kinerja selama 1 tahun. Sebagai pelengkap, juga disajikan data return selama 3 tahun dan 5 tahun terakhir.

10 Besar Reksadana Saham 2011 berdasarkan return

Berikut daftarnya:

Dari bagan di atas, apakah kita bisa langsung menarik kesimpulan bahwa reksadana terbitan Emco (dulu Makinta) adalah yang terbaik dari sisi return dan layak dibeli di 2012? Nanti dulu, mari kita liat tabel di atas baik-baik.

Pembahasan

Jika merujuk ke data return akumulatif selama 3 tahun terakhir, bisa dilihat bahwa performance kedua reksadana saham keluaran Emco/Makinta berada dibawah beberapa reksadana lain, seperti dua reksadana saham besutan Panin (Dana Maksima dan Dana Prima) serta TRIM Kapital Plus keluaran Trimegah. Demikian juga di barisan reksadana yang berusia diatas 5 tahun, akumulasi return Makinta Mantap bahkan tidak sampai setengah return Panin Dana Maksima.

Artinya apa? Walaupun tahun lalu berhasil membukukan return yang luar biasa dibanding rata-rata industrinya, ternyata performance Makinta Mantap dalam 3-5 tahun terakhir relatif berfluktuasi dan belum bisa mengalahkan kinerja beberapa reksadana terbitan Manajer Investasi lain.

Demikian juga performance reksadana saham berperingkat 1 versi Infovesta, Panin Dana Maksima, yang walaupun masih tetap superior dalam return 3-5 tahun, namun harus membukukan performance yang kurang baik di 2011 dibandingkan Makinta Mantap ataupun Millenium Equity.

Kesimpulan

Berdasarkan peringkat reksadana saham dan pembahasan di atas, jangan pernah mengambil keputusan untuk berinvestasi di suatu produk reksadana hanya berdasarkan data performance jangka pendek saja. Perhatikan juga historical return produk tersebut, disamping juga kredibilitas manajer investasi penerbit produk.

Memang sih bukan berarti produk yang baru sukses di tahun 2011 tidak akan bisa mengulang prestasi tersebut di tahun-tahun mendatang, atau juga sebaliknya. Kan di prospektus reksadana selalu ada tulisan: ‘kinerja masa lalu tidak menjamin kinerja di masa yang akan datang’.

Namun sepertinya akan lebih aman jika kita memilih produk-produk yang secara historis selalu berhasil memberikan hasil yang stabil. Beda kasus jika anda adalah orang dengan toleransi risiko tinggi, maka produk dengan return tinggi dan fluktuatif layak untuk dicoba.

Selamat berinvestasi.

 

Image: http://learnbonds.com/interest-vs-apy/

One Response

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: