Selamat Tahun Baru 2016

Selamat Tahun Baru 2016…

Selamat tahun baru 2016 🙂 Tidak terasa sudah hampir 3 tahun sejak tulisan saya terakhir diposting di blog ini 🙂 Well, banyak yang terjadi sehingga membuat saya tidak bisa lagi menyempatkan diri untuk mengupdate blog ini.Tapi jangan salah, bukan berarti saya tidak menyentuh topik perencanaan keuangan pribadi sama sekali lho. Terbukti semua komen masih saya bales (walopun lama banget, hehehe).

Anyway, di awal tahun 2016, dengan semua harapan baru untuk lebih baik lagi di tahun yang baru, salah satu resolusi saya adalah saya ingin untuk mulai aktif lagi melakukan sharing-sharing mengenai personal finance melalui blog ini. Semoga benar-benar bisa dijalankan dengan baik dan rutin, tidak sekedar “resolusi” pada umumnya :). Amiiiin….

Perubahan sejak awal blog ini ditulis

Banyak yang berubah dari selama 6 tahun sejak blog ini ditulis.

  • Dulu saat blog ini mulai ditulis di awal 2010, anak pertama saya baru saja lahir. Sekarang si anak tau-tau sudah mau berulang tahun yang ke-6 (ngga terasa banget).
  • Dulu saat terakhir saya menulis di blog ini (Maret 2013), jumlah member keluarga kecil saya masih 3 orang (saya, istri dan 1 anak). Sekarang? Sudah jadi keluarga lumayan besar karena terdiri dari 5 orang (anaknya nambah 2, istrinya tetep, hehehe).
  • Dulu kebanyakan tulisan dibuat dengan status masih karyawan sehingga pengalaman dan pandangan investasinya terbatas pada instrumen umum. Sekarang? Setelah keluar dari comfort zone dan merasakan dunia orang gajian dan non-gajian, banyak pelajaran investasi yang saya peroleh yang membuat view terhadap investasi bisa dilihat dari scope yang lebih luas dan sudut pandang yang sedikit berbeda.
  • Dulu tulisan-tulisan ini ditulis oleh keluarga yang masih muda. Sekarang, 6 tahun kemudian, ditulis oleh keluarga yang berusaha untuk tetap muda, hehehe…

Perkembangan selama 6 tahun terakhir

Yes, banyak pelajaran yang saya dan keluarga peroleh dalam beberapa tahun terakhir ini.

Dulu masih menulis berdasarkan pandangan dan teori atau pengalaman orang lain, sekarang benar-benar sudah merasakan hampir semua isi tulisan tersebut 😉 Iyalah, dulu cuma berkoar-koar tentang dana pendidikan anak, padahal anak cuma 1 dan baru saja lahir. Sekarang anak sudah mau masuk SD, plus ada 2 lagi yang harus disiapkan dananya.

Dulu cuma ngomong tentang kredit, padahal secara pengalaman cuma baru pernah kredit mobil. Sekarang sudah sampai merasakan menggunakan kredit usaha dari perbankan.

Dulu mengerti investasi di reksadana saja sudah bangga, sekarang bahkan sudah ngerasain duit nyangkut di saham (ngga bangga juga sih).

Dulu taunya investasi cuma dari sisi pemilik dana, sekarang sudah terbiasa melihat dari kedua sisi.

Dulu sekedar menunjukkan empati jika menjawab pertanyaan tentang seluk-beluk keuangan pemilik usaha, sekarang benar-benar menghayati manis pahitnya memiliki usaha sendiri.

Memang benar semuanya bisa dipelajari tanpa harus dialami langsung.  Tapi pengalaman secara langsung secara tidak disadari justru memperluas pelajaran yang kira peroleh.

Review isi blog catatankeluargamuda.com

Topik favorit

Sekedar mereview isi blog ini, ternyata topik-topik asuransi menjadi topik terfavorit untuk didiskusikan dalam blog ini, terutama mengenai asuransi jiwa murni vs unitlink (cerita lama lah ya). Banyak komen pedas, tapi banyak juga komen yang berkembang menjadi diskusi yang memperluas wawasan.

Well, terima kasih untuk teman-teman praktisi asuransi yang kemarin-kemarin sudah menyempatkan diri untuk bertukar pikiran bersama, baik online maupun offline 🙂

Komentar terbanyak

Komentar terbanyak juga datang dari teman-teman yang membutuhkan contoh perhitungan dana pendidikan. Seingat saya tidak ada satupun permintaan ini (baik lewat blog atau email) yang tidak saya balas (walaupun lama).

Namun mohon maaf jika contoh hitungannya masih sangat standar. Saya cuma berharap dari contoh ini minimal teman-teman memiliki bayangan mengenai biaya sekolah yang affordable dan level investasi rutin yang tepat, sesuai dengan kondisi masing-masing orang/keluarga.

Tantangan penulisan blog in

Tantangan terbesar dalam menulis blog adalah menuangkan suatu ide/pemikiran dengan singkat namun harus jelas dan menarik. Yang sering terjadi adalah kesalahan persepsi dari pembaca karena informasi yang saya sampaikan kurang lengkap, ataupun karena pembaca tidak membaca secara detail asumsi-asumsi ataupun dasar argumen yang saya sampaikan.

Tapi biasanya jika ada komen pedas, bisa langsung dinetralisir dengan tambahan data dan argumen (kecuali kalau memang ngeyel, hehehe).

Harapan untuk masa mendatang

Harapan saya, semoga sharing-sharing saya nantinya bisa memberikan masukan yang lebih berguna dan tidak hanya sekedar teori dari sudut pandang terbatas.

Terima kasih banyak untuk teman-teman yang sudah menyimak, berdiskusi dan menyampaikan pendapat di blog ini. Mohon maaf jika masih ada kekurangan-kekurangan, semoga blog ini juga bisa terus menjadi ajang diskusi untuk makin memperluas pandangan kita semua. Amiiin…

 

Image: mwisd.net

4 Comments

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: