Tips Memangkas Anggaran Keluarga

Tips memotong anggaran rumah tanggaTips memangkas anggaran keluarga

Dalam tulisan terdahulu, telah dibahas mengenai bagaimana cara menyusun personal cash flow dan anggaran (budget) keluarga atau anggaran rumah tangga. Sekarang kita bahas juga mengenai tips memangkas anggaran keluarga.

Setelah diterapkan, proses anggaran rumah tangga ini tidak semerta-merta terhenti. Ada proses review rutin yang harus dilakukan, minimal 6 bulan atau 1 tahun sekali. Kenapa hal ini harus dilakukan? Untuk memastikan bahwa anggaran tersebut masih tetap up-to-date dan mengantisipasi tujuan-tujuan keuangan baru yang mungkin timbul.

Perubahan anggaran rumah tangga

Biasanya, anggaran rumah tangga atau keluarga harus segera dirubah jika muncul tujuan keuangan baru yang membutuhkan alokasi dana dalam budget rutin.

Tujuan keuangan baru ini bisa bermacam-macam bentuknya, antara lain kelahiran anak, pembelian barang secara kredit, tambahan investasi dana pendidikan, perjalanan keagamaan dan lain sebagainya. Jika hal ini terjadi, maka hanya 2 hal yang bisa dilakukan:
  • mencari tambahan penghasilan
  • memangkas anggaran rutin keluarga.
Cara (1) tidak bisa diterapkan secara instan. Kan katanya yang instan cuma ada 2: Mie instan dan kopi instan #apa siiichh? #plaaak. Tidak mungkin juga kita serta merta langsung meminta kenaikan gaji pada atasan.
Satu-satunya yang bisa cepat dilakukan adalah dengan memangkas anggaran rutin keluarga. Pertanyaannya, emang gampang maen pangkas kayak gitu? Gimana caranya? Yang sebelah mananya yang harus dipangkas? Yuk kita bahas.

Langkah-langkah dalam memangkas anggaran rutin keluarga

#1. Identifikasi kategori biaya yang paling besar.

Teliti ulang anggaran yang telah disusun, bandingkan dengan actual cash flow yang sebenarnya terjadi. Dari perbandingan ini, susun ulang tampilan cash flow anda dan identifikasi pos mana saja yang menghabiskan biaya besar.

#2. Analisa setiap pos/item biaya dengan baik.

Singkatnya, ajukan beberapa pertanyaan untuk menilai kebutuhan biaya tersebut, misalnya: Apakah item tersebut benar-benar penting? Apakah tanpa item itu saya tidak akan bahagia? Apakah item itu sejalan dengan tujuan keuangan jangka panjang saya? Apakah item itu bisa digantikan? Yang terpenting dalam proses ini adalah: Jawablah dengan jujur. Agar obyektif, bisa saja anda ajak pasangan untuk ikut memberikan pendapat.

#3. Mulailah memangkas anggaran belanja

Dalam hal ini pemangkasan yang dimaksud tidak harus selalu menghilangkan beberapa item biaya dari anggaran rumah tangga. Pemangkasan ini bisa juga berupa penggantian item dengan produk sejenis namun dengan harga yang lebih murah atau dengan menerapkan langkah penghematan, seperti membawa makan siang dari rumah.

#4. Mulailah untuk mengalokasikan tambahan dana dari pemangkasan anggaran

Ini adalah tujuan akhir dimana kelebihan anggaran yang diperoleh harus langsung dialokasikan untuk mencapai tujuan keuangan yang diinginkan. Bagaimana jika dananya masih kurang? Ya artinya pemangkasannya masih kurang tega, hehehe….

Optimalisasi penghasilan

Intinya masalah pemangkasan anggaran rumah tangga ini bertujuan untuk lebih mengoptimalkan penghasilan yang relatif terbatas untuk mencapai lebih banyak lagi tujuan keuangan di masa depan.
Pemangkasan biaya ini tidak selalu harus berarti memotong item-item belanja rutin, namun bisa juga disiasati dengan mengganti item tersebut dengan yang lebih murah atau mencoba menyiasatinya dengan cara kreatif seperti contoh membawa makan siang sendiri di atas.
Dengan pengaturan yang benar dan kreatif, tambahan tujuan keuangan tidak akan menganggu porsi untuk bersenang-senang 🙂

=====

Demikian sedikit sharing mengenai tips dalam memangkas anggaran rumah tangga/keluarga. Semoga berguna dan bisa diterapkan oleh kita semua.

 

Images: www.getbuttonedup.com

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: