3 Pilihan Tempat Pembelian Reksadana Online Terbaik

Dalam beberapa bulan terakhir ini, postingan dengan traffic terbanyak di blog ini adalah semua tulisan yang berkaitan dengan pembelian reksadana, khususnya pembelian reksadana lewat bank. Masih bingung tentang kalau mau beli reksadana, enaknya beli reksadana di bank apa ya? Mendingan mana, beli di Bank Mandiri atau Commbank?

Apa artinya? Banyak lho ternyata yang tertarik untuk beli reksadana namun masih bingung dimana tempat belinya dan bagaimana caranya. Nah, seiring perkembangan jaman, ternyata belakangan reksadana tidak hanya bisa dibeli lewat manajer investasi atau bank saja.

[BACA JUGA: Jangan menganggap remeh faktor biaya-biaya investasi di reksadana. Apa saja biayanya dan berapa besar pengaruhnya? Simak di Cermat menghitung biaya investasi reksadana)

Transaksi Reksadana Menjadi Lebih Mudah via online

Saya yakin banyak yang sudah mendengar bahwa reksadana saat ini pun sudah bisa dibeli via online dengan sangat mudahnya. Well, sebenarnya transaksi jual beli reksadana online ini bukan barang baru sih, namun saat ini menjadi berkembang pesat seiring dengan perkembangan pesat pengguna internet, e-commerce dan fintech.

Beberapa manajer investasi sebenarnya sudah sejak lama melakukan penjualan reksadana secara online, seperti Danareksa atau Manulife. Namun produk yang ditawarkan terbatas hanya pada produk yang diterbitkan oleh manajer investasi tersebut. Buat yang ingin bisa memilih reksadana dari berbagai macam manajer investasi akhirnya akan lebih suka datang ke “supermarket reksadana” milik perbankan yang menawarkan lebih banyak pilihan.

Biasanya pilihan paling umum bagi orang yang ingin membeli reksadana secara online adalah melalui Bank Commonwealth (Commbank). Cuma perlu satu kali datang ke cabang Commbank untuk pembukaan rekening awal, selanjutnya tinggal duduk manis dan bertransaksi dimanapun. Bahkan sekarang sudah bisa juga bertransaksi menggunakan aplikasi di smartphone.

Perkembangan: Supermarket Reksadana non-Bank

Saat ini, dengan mulai menjamurnya penggunaan internet, dan juga mulai maraknya pertumbuhan industri fintech di Indonesia, berdampak juga pada dunia transaksi reksadana.

Saat ini tidak hanya bank dan manajer investasi, pihak-pihak lain pun mampu melakukan penjualan reksadana secara online. Tentu saja harus terlebih dahulu memiliki lisensi Aperd (agen penjual reksadana).

Mereka mampu mengembangkan teknologi serta bekerja sama dengan banyak manajer investasi di Indonesia sehingga mampu menciptakan suatu kumpulan reksadana dalam satu platform sehingga memudahkan investor untuk menentukan pilihan dalam berinvestasi reksadana.

Apa saja pilihan supermarket reksadana online non-bank yang menjadi pilihan saat ini?

Supermarket Reksadana Online Terbaik (non-bank)

Saya sendiri belum lama berkenalan dengan reksadana online non-bank. Sebelumnya saya tidak terlalu peduli karena sudah cukup merasa puas dengan layanan online perbankan yang saya miliki. Tapi lama-lama penasaran juga, dan akhirnya dicobain satu per satu.

Hasilnya? Wow!! Alternatif yang layak dicoba, hehehe… Saingan berat lah buat perbankan di masa depan. Apalagi mayoritas perbankan masih belum merambah dunia perdagangan reksadana secara online.

#1 POEMS – Phillip Securities Indonesia

POEMS ini singkatan dari Phillip Online Electronic Mart Systems. Ini sebenarnya adalah sistem perdagangan saham milik PT Phillip Securities Indonesia sebagai perusahan sekuritas. Karena saya kebetulan adalah salah satu pengguna POEMS untuk berinvestasi saham, jadinya POEMS saya bahas duluan, hehehe.

Dulu saya tidak pernah memperhatikan jika ada pengembangan baru di POEMS yang bernama Profund. Ada iklannya di situs trading mereka yang menyebut tentang penjualan reksadana bagi investor saham, tapi tidak pernah saya perhatikan.

Padahal maksudnya bagus, ditawarkan sebagai tempat parkir sementara bagi para trader saham yang masih menunggu saat yang tepat untuk membeli saham. Daripada cuma mengendap di Rekening Dana Investor (RDI) dengan bunga tak seberapa, mendingan diputerin dulu dengan reksadana online.

Reksadana di POEMS (ProFund)

Total per hari ini ProFund menyediakan 107 produk reksadana terbitan 22 Manajer Investasi. Gile, ini lebih banyak dibanding jumlah dagangan supermarket reksadana milik perbankan manapun.

Rincian reksadana yang tersedia:

  • 40 reksadana saham
  • 28 reksadana campuran
  • 23 reksadana pendapatan tetap
  • 14 reksadana pasar uang
  • 2 reksadana indeks.

Manajer investasi yang bekerjasama: Aberdeen, Avrist Asset Management (AM), AXA AM, Bahana TCW, Batavia, BNI AM, BNP Paribas, Ciptadana, Equity, First State, Mandiri MI, Manulife AM, Mega AM, Mega Capital, MNC AM, Panin AM, Phillip AM, PNM, Pratama, RHB, Trimegah dan Yuanta.

Cara mendaftar dan membuka akun

Prosedur membuka akun cukup gampang. Cukup masuk ke web POEMS, dan ikuti petunjuk pendaftarannya.

Anda akan diminta untuk mengisi data-data pribadi yang kemudian harus dicetak dan ditandatangani (beberapa memerlukan materai). Kemudian disertakan juga KTP, NPWP dan copy halaman depan buku tabungan. Setelah itu, dokumen bisa dikirimkan ke kantor Phillip.

Proses approval memakan waktu antara 3-5 hari kerja. Setelah diapprove, anda akan memperoleh userid dan password serta rekening RDI yang nantinya akan menjadi tabungan penampung dalam bertransaksi reksadana

Cara membeli dan menjual

Cara membeli dan menjual reksadana online sangat mudah, cukup memilih produk yang kita inginkan dari daftar yang sudah disediakan. Agar dapat diproses di hari yang sama, maka pembelian harus sudah dilakukan sebelum jam 11.00 siang.

Nilai investasi dan fee jual/beli

Minimum investasi awal sangatlah terjangkau, berkisar antara Rp 50ribu s/d Rp 1juta. Yes, anda ngga salah baca, ada produk yang bisa dibeli hanya dengan Rp 50ribu saja (Mandiri Investa Equity Dinamis dan Mandiri Investa Equity Syariah). Nominal yang sama juga berlaku dalam melakukan topup.

Fee jual beli bervariasi antara 0%-1%, namun mostly tidak ada fee yang dibebankan alias gretong untuk transaksi pembelian maupun penjualan reksadana. Pengecualian untuk produk dari Panin AM yang membebankan fee di kisaran 2%-4%.

Review singkat

  1. Overall ProFund menawarkan kemudahan dalam bertransaksi reksadana secara online dengan banyak pilihan produk.
  2. Memiliki fasilitas SMART PLAN untuk mengatur besaran autoinvest pada produk reksadana tertentu, dengan nominal tertentu pada tanggal tertentu secara rutin.
  3. Transaksi pembelian dan penjualan bisa dilakukan melalui website dan aplikasi smartphone.

Sayangnya masih belum memiliki fitur seperti fund screening untuk memudahkan investor dalam memilih dan membandingkan reksadana pilihan.

#2 IPOTFUND – IndoPremier

Diklaim sebagai supermarket reksadana online pertama di Indonesia, IPOTFUND besutan Indo Premier ini adalah platform transaksi reksadana yang (buat saya) sangat lengkap. Sama seperti ProFund, fitur ini juga diperkenalkan untuk melengkapi trading platform saham yang telah dimiliki oleh IndoPremier.

Dana mengendap dari transaksi saham di RDI bisa langsung ditempatkan ke dalam reksadana pasar uang sehingga menjamin dana mengendap ini tetap memperoleh imbal hasil setara deposito.

Reksadana di IPOTFUNDS

Per hari ini, IPOTFUNDS menjual 154 produk reksadana secara online, keluaran 32 manajer investasi di Indonesia. Luar biasa. Jumlah pilihan reksadana ini bahkan melewati jumlah produk yang disediakan oleh kompetitor lain seperti ProFund.

Detail reksadana yang disediakan:

  • 66 reksadana saham
  • 41 reksadana campuran
  • 26 reksadana pendapatan tetap
  • 21 reksadana pasar uang

Reksadana tersebut dikeluarkan oleh 32 manajer investasi: Asanusa, Avrist AM, AXA AM, Bahana TCW, Batavia, BNI AM, BNP Paribas, CIMB Principal, Ciptadana, Pratama, Danareksa, First State, Henan Putihrai, MNC AM, Kresna, Majoris, Mandiri AM, Manulife AM, Maybank AM, Mega AM, Mega Capital, Pinnacle, PNM, Pratama, IndoPremier, Prospera, RHB, Semesta, Sinarmas, Sucorinvest, Syailendra dan Trimegah.

Cara mendaftar dan membuka akun

Sama seperti Profund, anda akan diminta untuk mengisi formulir pendaftaran di website IndoPremier. Lumayan lengkap, termasuk juga mengisi risk profile untuk mengetahui toleransi risiko masing-masing investor.

Setelah lengkap, isian tersebut bisa diprint dan ditandatangani (dengan materai) kemudian dikirimkan ke IndoPremier dengan menyertakan KTP, NPWP dan copy buku tabungan halaman depan. Atau bisa juga dokumen dititipkan ke cabang IndoPremier terdekat, sekalian dilakukan pengecekan kelengkapan dokumen. Oiya ada layanan penjemputan dokumen juga yang ditawarkan secara gratis.

Proses approval membutuhkan waktu 3-5 hari kerja sejak dokumen diterima. Setelah ada approval barulah kita diberikan userid, password, dan PIN transaksi. (Note: Walaupun standar approval adalah 3-5 hari kerja, ternyata akun saya diapprove hanya dalam waktu 1×24 jam setelah dokumen saya serahkan. Namun tetap belum bisa bertransaksi online karena masih menunggu approval rekending dana nasabah).

Cara membeli dan menjual

Cara membeli dan menjual reksadana relatif gampang, cukup memilih produk yang kita inginkan dari daftar yang sudah disediakan. Agar dapat diproses di hari yang sama, maka pembelian harus sudah dilakukan sebelum jam 13.00 siang.

Nilai investasi dan fee jual/beli

Nilai investasi awal dan topup di IPOTFUNDS juga sangat terjangkau seperti pada supermarket reksadana lainnya. Yang unik, IPOTFUNDS berani menjanjikan gratis biaya transaksi untuk semua pembelian dan penjualan reksadana melalui platform ini. Well, tidak semua gratis sih ternyata, namun mayoritas pembelian dan penjualan reksadana memang tidak dikenakan biaya.

Review singkat

  • Overall IPOTFUNDS memberikan kemudah bertransaksi reksadana serta menawarkan banyak sekali produk reksadana yang bisa ditransaksikan secara online.
  • Memiliki fitur untuk memilih reksadana umum/konvensional atau syariah.
  • Memiliki fasilitas autoinvest yang bisa diatur sesuai keinginan (waktu, nominal dan produk reksadana yang diinginkan).
  • Transaksi pembelian dan penjualan bisa dilakukan lewat website maupun aplikasi smartphone.
  • Kelebihan IPOTFUNDS: memiliki fasilitas fund screener yang memungkinkan kita untuk dapat melakukan pemilihan reksadana sesuai kriteria yang kita inginkan. Ada juga fasilitas yang bisa digunakan untuk melihat perbandingan antar produk reksadana.
  • Simak juga langkah detail untuk berinvestasi reksadana melalui IPOTFUNDS.

#3 Bareksa – PT Bareksa Portal Investasi

Bareksa.com sebelumnya dikenal luas sebagai sebuah portal keuangan yang cukup berpengaruh di Indonesia. Dalam perkembangannya, pada Februari 2016, Bareksa resmi memperoleh lisensi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk menjual reksadana secara langsung kepada masyarakat.
Dengan demikian maka Bareksa menjadi perusahaan teknologi (institusi non lembaga keuangan) pertama yang memiliki memiliki ijin sebagai Agen Penjual Efek Reksadana, bersaing dengan perbankan dan lembaga keuangan lainnya.

Peluang ini digarap dengan cepat oleh Bareksa sehingga tampilah portal ini pun dibuat untuk semakin fokus sebagai supermarket reksadana online terdepan di Indonesia.

Reksadana di Bareksa

Saat ini Bareksa telah menjual 96 produk reksadana yang diterbitkan oleh 23 manajer investasi di Indonesia. Detail reksadana yang dijual antara lain:

  • 39 reksadana saham
  • 25 reksadana campuran
  • 13 reksadana pendapatan tetap
  • 18 reksadana pasar uang
  • 1 reksadana indeks

Manajer investasi yang telah bekerja sama antara lain: Avrist AM, BNI AM, Bahana TCW, CIMB Principal, Capital AM, Ciptadana, Pratama Capital, Danareksa, Emco AM, Henan Putihrai, Victoria MI, MNC AM, Mandiri MI, Maybank AM, Mega AM, Phillip AM, Pinnacle, Pratama, Semesta AM, Sinarmas, Sucorinvest, Syailendra dan Trimegah.

Menurut info terakhir, dalam waktu dekat Bareksa juga akan segera bekerja sama dengan Manulife AM dan BNP Paribas.

Cara mendaftar dan membuka akun

Dari 3 supermarket reksadana yang saya coba, harus diakui Bareksa memiliki keunggulan dari segi kemudahan mendaftar dan membuka akun. Gimana ngga, semua dilakukan secara online, dimana semua data diisi melalui website, kemudian sudah ada fitur untuk mengambil foto KTP yang langsung otomatis diupload ke web mereka.

Yang lebih luar biasa, tanda tangan pun dilakukan secara digital. Unik nih, karena pengalaman baru buat saya, hehehe. Caranya mudah sekali. Saya terima sms dari Bareksa berisi link, yang begitu diklik akan langsung muncul suatu field di layar HP untuk kita tanda tangani dengan jari. Mantap.

Hanya jika dibandingkan dengan tempat lain, agak instan juga proses pembukaannya. Misalnya, tidak mengharuskan penggunaan NPWP, dan proses risk profiling nya pun dibuat sangat simple dimana nasabah diminta mengisi sendiri apakah termasuk tipe risiko rendah, menengah atau tinggi (disertai keterangan singkat untuk masing-masing kategori).

Approvalnya? Cukup menunggu 1×24 jam saja, sudah langsung bisa melakukan transaksi. Fyi, berbeda dengan yang lain, di Bareksa tidak menggunakan rekening dana nasabah. Semua transaksi mengharuskan transfer langsung ke rekening kustodian masing-masing produk reksadana.

Cara membeli dan menjual

Produk dapat dibeli dengan mudah, dimana kita cukup memilih produk dari daftar reksadana yang ada. Informasi lengkap tentang reksadana pilihan akan muncul, tinggal kita ikuti stepnya sampai pada akhirnya kita akan diminta mentransfer nilai investasi ke nomor rekening bank kustodian produk terkait.

Setelah melakukan transfer, bukti transfer harus dikirim ke Bareksa via email atau cukup via whatsapp. Agar proses transaksi reksadana bisa mengikuti harga di hari yang sama maka waktu transaksi tidak boleh melebihi pukul 13.00.

Nilai investasi dan fee jual/beli

Nilai investasi sangat rendah, dimulai dari Rp100.000. Saya kesulitan melihat nilai minimum investasi ini karena harus membuka produk reksadana sau persatu. Tapi pokoknya mayoritas Rp100ribu lah, murah meriah.

Untuk fee pembelian, penjualan dan switching masih digratiskan. Namun ada desclaimernya: kecuali dinyatakan lain pada prospektusnya. Nah saya juga ngga tau ada ngga yang bayar, semua reksadana yang saya coba liat kebetulan masuk dalam daftar gratis.

Channel transaksi lainnya

Ini perlu saya bahas juga, karena Bareksa lumayan ekspansif untuk memanfaatkan jalur online lain untuk mempermudah akses masyarakat. Saat ini pembelian reksadana di Bareksa pun bisa dilakukan melalui:

#1 DOKU

Produk yang bisa dibeli hanya Cipta Dana Cash (RDPU), dengan minimum pembelian Rp100ribu. Lumayan, ada cash back Rp 100ribu (dalam bentuk reksadana) pas saya beli kemarin, hehehe…

#2 Bukareksa

Ini adalah fasilitas pembelian reksadana kerjasama dengan Bukalapak.com. Konsepnya bagus, memanfaatkan uang idle di rekening bukadompet para pelapak. Produk yang bisa dibeli adalah sebuah RDPU khusus yang dibuat untuk Bukareksa: CIMB-Principal Bukareksa Pasar Uang. Minimum pembelian hanya Rp10.000. Jumlah pembelian reksadana terkecil yang pernah ada sampai saat ini.

Review singkat

  • Overall Bareksa menawarkan kemudahan bertransaksi reksadana online dengan banyak pilihan reksadana. Saking mudahnya, saya malah jadi agak takut, hehehe. Contohnya untuk masuk ke akun kita hanya memerlukan 1 password saja. Bandingkan dengan Profund dan IPOTFUNDS yang memiliki password + PIN lagi (walaupun PIN di IPOTFUNDS terkesan agak ribet).
  • Sama seperti IPOTFUNDS, memiliki fitur untuk memilih reksadana umum/konvensional atau syariah.
  • Memiliki fasilitas autoinvest yang bisa diatur sesuai keinginan (waktu, nominal dan produk reksadana yang diinginkan).
  • Transaksi pembelian dan penjualan untuk saat ini hanya bisa dilakukan lewat website.
  • Kelebihan Bareksa: memiliki fasilitas fund screener yang memungkinkan kita untuk dapat melakukan pemilihan reksadana sesuai kriteria yang kita inginkan. Ada juga fasilitas yang bisa digunakan untuk melihat perbandingan antar produk reksadana.
  • Tambahan lagi, ada fasilitas untuk mengetahui pangsa pasar dari semua manajer investasi di Indonesia. Iseng-iseng ngetes, Schroders ternyata masih menjadi pemimpin pasar di Indonesia, hehehe…

[Baca juga: 3 Bank Penjual Reksadana Terbaik]

Mudahnya Bertransaksi Reksadana Secara online

Dengan adanya Profund, IPOTFUNDS dan Bareksa, akses masyarakat Indonesia akan instrumen reksadana menjadi lebih mudah lagi. Makin banyak pilihan tempat bertransaksi dengan berbagai kemudahan yang ditawarkan. Silakan pilih: melalui manajer investasi, melalui bank atau lewat jalur online non-bank non-MI.

Biasanya ada yang suka ngeles kalau ditanya kenapa belum punya reksadana, dengan alasan: (1) belum sempat beli, (2) belum sempat ke bank, (3) males karena ribet, etc. Dengan adanya supermarket reksadana online ini, ngga ada alesan lagi, hehehe…

Memang konsep ini masih relatif baru, dan mungkin banyak yang masih ragu karena takut ada risiko dalam platform ini. Wajar sih, namun tidak ada salahanya jika tetap mencoba untuk bertransaksi dan mengenal lebih jauh tentang investasi reksadana serta detail transaksinya. Toh nilai investasinya juga murah sekali.

Semoga makin lama kita akan makin memahami mengenai produk investasi reksadana dan juga platform untuk bertransaksi, yang nantinya diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan keinginan untuk berinvestasi dengan benar.

Sedikit catatan, di ketiga platform online ini ternyata sampai saat ini masih belum menjual satupun produk dari manajer investasi terbesar Indonesia: Schroders Investement Management Indonesia. Kenapa? Ngga tau, hehehe. Untuk mencari produk ini tetap harus melalui platform milik perbankan.

Saat ini investasi bisa dilakukan dengan mudah, kapan pun dan dari mana pun. Manfaatkan sebaik mungkin.

Selamat berinvestasi….

[BACA JUGA: Tips perencanaan keuangan untuk mencapai hasil yang lebih optimal]

 

 

4 Comments

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: